Referensi

Kamus Istilah Logistik Indonesia

Staf baru bertemu empat puluh singkatan dalam minggu pertamanya, dan setiap satunya adalah hal yang dianggap sudah semestinya diketahui, dan justru karena itu tidak ada yang bertanya. Kamus ini menjelaskan apa artinya sekaligus kenapa itu penting.

Halaman ini menjawab

  • Arti SPPB, NPE, PIB, dan PEB
  • Kepanjangan VGM, THC, LSS, dan BAF
  • Beda demurrage, detention, dan storage
  • Arti FIFO, FEFO, dan cross docking
  • Singkatan dan istilah dalam dokumen ekspor impor

150 dari 150 istilah

Ekspor, Impor & Kepabeanan24

PIBPemberitahuan Impor Barang
Dokumen pemberitahuan pabean yang diajukan importir untuk memasukkan barang ke daerah pabean. Pengajuan PIB inilah yang memicu penetapan jalur pemeriksaan, sehingga keterlambatan menyiapkannya langsung menjadi hari demurrage.
Lihat jugaSPPBJalur HijauJalur Merah
PEBPemberitahuan Ekspor Barang
Dokumen pemberitahuan pabean untuk mengeluarkan barang dari daerah pabean. Nomor pendaftaran PEB dibutuhkan sebelum kontainer bisa masuk ke terminal ekspor.
Lihat jugaNPEClosing Time
NPENota Pelayanan Ekspor
Persetujuan yang terbit setelah PEB diproses dan menjadi izin barang ekspor masuk kawasan pabean untuk dimuat. Tanpa NPE, kontainer akan ditolak di gerbang terminal.
Lihat jugaPEB
SPPBSurat Persetujuan Pengeluaran Barang
Persetujuan pengeluaran barang impor dari kawasan pabean. Ini tonggak yang paling menentukan dalam perlombaan melawan free time, karena sebelum SPPB terbit truk tidak boleh mengambil kontainer sama sekali.
Lihat jugaPIBDemurrage
Jalur Hijau
Penetapan jalur pemeriksaan pabean tanpa pemeriksaan fisik maupun dokumen mendalam, sehingga barang dapat segera dikeluarkan. Jalur ditetapkan berdasarkan profil risiko importir dan komoditasnya.
Lihat jugaJalur MerahJalur Kuning
Jalur Kuning
Penetapan jalur dengan pemeriksaan dokumen, tanpa pemeriksaan fisik barang.
Lihat jugaJalur HijauJalur Merah
Jalur Merah
Penetapan jalur dengan pemeriksaan fisik barang. Menambah beberapa hari pada proses pengeluaran, dan biaya behandle serta demurrage yang menyertainya jarang masuk perhitungan awal.
Lihat jugaBehandleDemurrage
Behandle
Kegiatan membongkar isi kontainer di lokasi pemeriksaan agar petugas dapat memeriksa fisik barang, lalu memuatnya kembali. Biayanya ditanggung importir dan naik seiring jumlah kemasan.
Lihat jugaJalur Merah
HS CodeHarmonized System Code
Kode klasifikasi barang internasional yang menentukan tarif bea masuk dan persyaratan larangan/pembatasan. Kesalahan klasifikasi adalah salah satu penyebab sengketa kepabeanan yang paling mahal karena bisa ditagih surut.
Lihat jugaLARTASBTKI
BTKIBuku Tarif Kepabeanan Indonesia
Daftar resmi klasifikasi barang dan tarifnya di Indonesia, menjadi rujukan penetapan HS Code.
Lihat jugaHS Code
LARTASLarangan dan Pembatasan
Ketentuan yang melarang atau membatasi impor/ekspor komoditas tertentu tanpa izin instansi terkait. Barang LARTAS yang tiba tanpa izin lengkap akan tertahan sementara free time terus berjalan.
Lihat jugaHS CodeINSW
INSWIndonesia National Single Window
Sistem elektronik nasional yang mengintegrasikan perizinan dan kepabeanan lintas kementerian dalam satu pintu.
Lihat jugaCEISALARTAS
CEISACustoms-Excise Information System and Automation
Sistem informasi kepabeanan dan cukai yang memproses dokumen seperti PIB dan PEB secara elektronik.
Lihat jugaPIBPEBINSW
PPJKPengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan
Badan usaha berizin yang mengurus pemenuhan kewajiban pabean untuk kepentingan pemilik barang. Banyak forwarder beroperasi sekaligus sebagai PPJK.
Lihat jugaEMKLFreight Forwarder
NIBNomor Induk Berusaha
Identitas pelaku usaha yang sekaligus berlaku sebagai angka pengenal impor bagi perusahaan yang memenuhi syarat.
Lihat jugaAPI-UAPI-P
API-UAngka Pengenal Importir Umum
Identitas importir yang memasukkan barang untuk diperdagangkan kembali.
Lihat jugaAPI-PNIB
API-PAngka Pengenal Importir Produsen
Identitas importir yang memasukkan barang untuk keperluan produksinya sendiri. Barangnya pada dasarnya tidak untuk diperdagangkan langsung.
Lihat jugaAPI-UNIB
COO / SKACertificate of Origin / Surat Keterangan Asal
Dokumen yang menyatakan negara asal barang dan menjadi dasar klaim tarif preferensi dalam perjanjian dagang. Formulir spesifiknya berbeda per perjanjian.
Lihat jugaForm EForm D
Form D
Surat keterangan asal untuk perdagangan intra-ASEAN dalam skema ATIGA.
Lihat jugaCOO / SKAForm E
Form E
Surat keterangan asal untuk skema perdagangan bebas ASEAN dengan Tiongkok.
Lihat jugaCOO / SKAForm D
Karantina
Pemeriksaan dan sertifikasi kesehatan untuk komoditas hewan, tumbuhan, dan produk turunannya. Prosesnya berjalan paralel dengan kepabeanan dan punya tenggatnya sendiri.
Lihat jugaPhytosanitary Certificate
Phytosanitary Certificate
Sertifikat kesehatan tumbuhan yang diterbitkan otoritas karantina, disyaratkan banyak negara tujuan untuk produk nabati.
Lihat jugaKarantina
Fumigasi
Perlakuan pembasmian organisme pengganggu pada kemasan kayu atau muatan. Butuh waktu tunggu tersendiri yang harus diperhitungkan sebelum closing time.
Lihat jugaISPM 15Closing Time
ISPM 15
Standar internasional untuk perlakuan kemasan kayu dalam perdagangan. Palet kayu tanpa tanda ISPM 15 dapat ditolak di pelabuhan tujuan meski isinya tidak bermasalah.
Lihat jugaFumigasi

Pelayaran & Kontainer41

B/LBill of Lading
Dokumen pengangkutan laut yang sekaligus berfungsi sebagai bukti kontrak, tanda terima barang, dan dokumen kepemilikan yang bisa dialihkan. Sifat terakhir inilah yang membuat B/L asli harus dijaga sebagai surat berharga.
Lihat jugaHBLMBLTelex ReleaseSea Waybill
MBLMaster Bill of Lading
Bill of lading yang diterbitkan pelayaran kepada forwarder atau NVOCC sebagai pemesan ruang.
Lihat jugaHBLB/L
HBLHouse Bill of Lading
Bill of lading yang diterbitkan forwarder kepada pemilik barang, berada di bawah payung satu MBL.
Lihat jugaMBLB/L
Telex Release
Pelepasan barang tanpa penyerahan B/L asli, setelah pengirim menyerahkan seluruh set asli di pelabuhan muat. Mempercepat pengeluaran barang dan menghilangkan risiko dokumen asli terlambat sampai.
Lihat jugaB/LSea Waybill
Sea Waybill
Dokumen pengangkutan yang tidak dapat dialihkan. Barang diserahkan kepada consignee yang tercantum tanpa perlu menunjukkan dokumen asli, cocok untuk pengiriman antar afiliasi.
Lihat jugaB/LTelex Release
AWBAir Waybill
Dokumen pengangkutan udara. Berbeda dari B/L laut, AWB tidak pernah menjadi dokumen kepemilikan yang dapat dialihkan.
Lihat jugaHAWBMAWB
MAWBMaster Air Waybill
Air waybill yang diterbitkan maskapai kepada agen kargo.
Lihat jugaHAWBAWB
HAWBHouse Air Waybill
Air waybill yang diterbitkan agen kargo kepada pengirim, berada di bawah satu MAWB.
Lihat jugaMAWBAWB
SIShipping Instruction
Instruksi tertulis dari pengirim ke pelayaran atau forwarder berisi data yang akan dicetak di B/L. Kesalahan di SI akan mengalir ke seluruh dokumen berikutnya, dan koreksi setelah B/L terbit dikenakan biaya amendemen.
Lihat jugaB/LClosing Time
DODelivery Order
Perintah penyerahan barang dari pelayaran atau agen kepada pemegang yang berhak. Jumlah hari free time biasanya tercantum di sini, sehingga DO adalah tempat pertama untuk menghitung tenggat demurrage.
Lihat jugaFree TimeDemurrage
VGMVerified Gross Mass
Berat kotor kontainer terverifikasi yang wajib dilaporkan pengirim sebelum pemuatan, sesuai konvensi SOLAS. Kontainer tanpa VGM tidak boleh dimuat ke kapal.
Lihat jugaClosing Time
Free Time
Jumlah hari kontainer boleh berada di terminal atau dikuasai pemakai tanpa dikenai denda. Dihitung dalam hari kalender, sehingga akhir pekan dan libur nasional tetap memakannya.
Lihat jugaDemurrageDetentionDO
Demurrage
Denda karena kontainer masih berada di dalam terminal melewati free time. Pemicunya paling sering ada di meja dokumen, bukan di armada truk.
Lihat jugaDetentionFree TimeStorage
Detention
Denda karena kontainer sudah keluar terminal tetapi belum dikembalikan ke depo melewati batas waktu. Pemicunya biasanya bongkar yang molor di gudang atau antrean depo.
Lihat jugaDemurrageFree Time
Storage
Biaya penumpukan yang ditagih terminal atas ruang yang dipakai kontainer. Berbeda dari demurrage yang ditagih pelayaran, sehingga satu kontainer terlambat bisa memicu dua tagihan dari dua pihak.
Lihat jugaDemurrage
THCTerminal Handling Charge
Biaya penanganan kontainer di terminal, ditagih di pelabuhan muat maupun bongkar. Siapa yang menanggungnya di tujuan sering menjadi sengketa jika tidak disebut eksplisit dalam kontrak.
Lihat jugaIncoterms
LSSLow Sulphur Surcharge
Biaya tambahan atas penggunaan bahan bakar rendah sulfur sesuai aturan emisi maritim.
Lihat jugaBAF
BAFBunker Adjustment Factor
Penyesuaian tarif mengikuti pergerakan harga bahan bakar kapal.
Lihat jugaLSSCAF
CAFCurrency Adjustment Factor
Penyesuaian tarif mengikuti pergerakan nilai tukar.
Lihat jugaBAF
FCLFull Container Load
Pengiriman yang memakai satu kontainer penuh untuk satu pengirim. Tarifnya per kontainer, bukan per CBM.
Lihat jugaLCLCY
LCLLess than Container Load
Pengiriman yang berbagi kontainer dengan muatan pengirim lain. Ditagih berdasarkan CBM atau berat, mana yang lebih besar, dan menambah waktu untuk konsolidasi serta dekonsolidasi.
Lihat jugaFCLCFSCBM
CYContainer Yard
Area penumpukan kontainer di terminal. Istilah CY/CY menandakan serah terima berlangsung antar container yard.
Lihat jugaCFSFCL
CFSContainer Freight Station
Gudang tempat muatan LCL dikonsolidasi dan dipecah kembali.
Lihat jugaLCLCY
Stuffing
Kegiatan memasukkan barang ke dalam kontainer.
Lihat jugaStripping
Stripping
Kegiatan mengeluarkan barang dari kontainer. Disebut juga unstuffing atau devanning.
Lihat jugaStuffing
Closing Time
Batas akhir kontainer atau dokumen diterima sebelum kapal berangkat. Terlewat satu jam berarti menunggu jadwal kapal berikutnya, yang di banyak rute berarti satu minggu penuh.
Lihat jugaSIVGMETD
Transhipment
Pemindahan muatan antar kapal di pelabuhan perantara. Menambah titik risiko dan hari transit, serta menjadi penyebab umum ketertinggalan kontainer.
Lihat jugaETA
Depo
Tempat penyimpanan, pembersihan, dan perbaikan kontainer kosong. Antrean depo saat pengembalian adalah pemicu detention yang paling sering diremehkan.
Lihat jugaDetention
Reefer
Kontainer berpendingin dengan unit refrigerasi terpasang. Membutuhkan pasokan listrik atau genset di sepanjang perjalanan darat.
Lihat jugaGenset
Genset
Generator portabel yang menyuplai listrik ke reefer selama diangkut truk. Biayanya kerap terlewat dari costing.
Lihat jugaReefer
ETAEstimated Time of Arrival
Perkiraan waktu tiba. Angka rencana, bukan janji, dan selisihnya dengan ATA adalah data paling berguna untuk menilai keandalan operator.
Lihat jugaATAETD
ETDEstimated Time of Departure
Perkiraan waktu berangkat.
Lihat jugaATDETA
ATAActual Time of Arrival
Waktu tiba sesungguhnya.
Lihat jugaETA
ATDActual Time of Departure
Waktu berangkat sesungguhnya.
Lihat jugaETD
Dwelling Time
Lama barang impor berada di pelabuhan sejak dibongkar sampai keluar. Dipakai sebagai indikator nasional efisiensi pelabuhan, dan berbanding lurus dengan risiko demurrage.
Lihat jugaDemurrageSPPB
NVOCCNon-Vessel Operating Common Carrier
Pengangkut yang menerbitkan bill of lading sendiri tanpa mengoperasikan kapal, dengan membeli ruang dari pelayaran.
Lihat jugaFreight ForwarderHBL
EMKLEkspedisi Muatan Kapal Laut
Perusahaan yang mengurus muatan kapal laut, termasuk dokumen dan pengangkutan dari dan ke pelabuhan.
Lihat jugaPPJKFreight Forwarder
Manifest
Daftar seluruh muatan di atas satu sarana angkut. Menjadi dasar pencocokan data oleh otoritas pelabuhan dan pabean.
Lihat jugaB/L
Shipper
Pihak pengirim barang yang tercantum pada dokumen pengangkutan.
Lihat jugaConsigneeNotify Party
Consignee
Pihak penerima barang yang berhak menebusnya di tujuan.
Lihat jugaShipperNotify Party
Notify Party
Pihak yang diberi tahu saat barang tiba. Sering berupa forwarder di tujuan, bukan penerima barangnya sendiri.
Lihat jugaConsignee

Pergudangan & Inventori20

WMSWarehouse Management System
Sistem yang mengelola lokasi, pergerakan, dan status stok di dalam gudang sampai tingkat bin. Bedanya dengan modul inventori akuntansi: WMS tahu barang ada di rak mana, bukan hanya berapa jumlahnya.
Lihat jugaBinPutawayTMS
Bin
Satuan lokasi terkecil di gudang, biasanya satu kotak rak. Akurasi tingkat bin adalah yang memungkinkan picking tanpa mencari.
Lihat jugaWMSSlotting
Putaway
Proses menempatkan barang yang baru diterima ke lokasi penyimpanannya.
Lihat jugaPickingBin
Picking
Proses mengambil barang dari lokasi penyimpanan untuk memenuhi pesanan. Umumnya penyumbang biaya tenaga kerja terbesar di gudang.
Lihat jugaSlottingPutaway
Slotting
Penataan posisi SKU di gudang berdasarkan frekuensi pengambilan agar jarak jalan pemetik menjadi sependek mungkin.
Lihat jugaPickingABC Analysis
ABC Analysis
Pengelompokan SKU berdasarkan kontribusinya terhadap pergerakan atau nilai, dipakai untuk menentukan prioritas slotting dan penghitungan stok.
Lihat jugaSlottingCycle Count
Cycle Count
Penghitungan stok sebagian secara berkala tanpa menghentikan operasi. Umumnya menemukan selisih lebih cepat daripada stock opname tahunan.
Lihat jugaStock OpnameABC Analysis
Stock Opname
Penghitungan fisik seluruh stok, biasanya dengan menghentikan operasional gudang.
Lihat jugaCycle Count
SKUStock Keeping Unit
Kode unik untuk satu jenis barang dengan varian tertentu, menjadi satuan dasar pencatatan stok.
Lihat jugaBin
FIFOFirst In First Out
Aturan pengeluaran barang yang masuk lebih dulu keluar lebih dulu.
Lihat jugaFEFOLIFO
FEFOFirst Expired First Out
Aturan pengeluaran berdasarkan tanggal kedaluwarsa terdekat, bukan tanggal masuk. Wajib untuk pangan dan farmasi, dan tidak selalu sama hasilnya dengan FIFO.
Lihat jugaFIFO
LIFOLast In First Out
Aturan pengeluaran barang yang masuk terakhir keluar lebih dulu. Jarang dipakai untuk barang bertanggal kedaluwarsa.
Lihat jugaFIFO
Cross Docking
Memindahkan barang dari kendaraan masuk langsung ke kendaraan keluar tanpa disimpan. Menghemat biaya penyimpanan tetapi menuntut jadwal yang jauh lebih presisi.
Lihat jugaPutaway
Safety Stock
Persediaan penyangga untuk meredam ketidakpastian permintaan dan waktu tunggu pasokan.
Lihat jugaLead TimeReorder Point
Reorder Point
Tingkat stok yang memicu pemesanan ulang, dihitung dari pemakaian selama lead time ditambah safety stock.
Lihat jugaSafety StockLead Time
Lead Time
Selang waktu antara pemesanan dan penerimaan barang.
Lihat jugaReorder Point
Reverse Logistics
Rangkaian proses menangani barang yang mengalir balik dari pelanggan: retur, penukaran, penarikan, dan pemulihan nilai barangnya.
Lihat jugaValue Recovery
Value Recovery
Porsi nilai barang retur yang berhasil diselamatkan lewat penjualan ulang, perbaikan, atau daur ulang.
Lihat jugaReverse Logistics
3PLThird Party Logistics
Penyedia jasa logistik yang menjalankan pergudangan dan distribusi atas nama pemilik barang.
Lihat juga4PLWMS
4PLFourth Party Logistics
Pihak yang merancang dan mengelola seluruh rantai pasok pelanggan, termasuk mengoordinasi beberapa 3PL sekaligus.
Lihat juga3PL

Angkutan Darat & Armada35

ODOLOver Dimension Over Loading
Kendaraan yang dimensinya melebihi ketentuan atau bermuatan melebihi batas yang diizinkan. Menjadi sasaran penindakan di jembatan timbang dan menaikkan biaya perawatan maupun risiko kecelakaan.
Lihat jugaJBIJBBJembatan Timbang
JBBJumlah Berat yang Diperbolehkan
Batas berat total kendaraan beserta muatannya menurut rancangan pabrikan, tercantum pada dokumen kendaraan.
Lihat jugaJBIODOL
JBIJumlah Berat yang Diizinkan
Batas berat total yang diizinkan untuk kendaraan pada kelas jalan tertentu. Bisa lebih rendah daripada JBB, karena yang membatasi adalah jalannya, bukan truknya.
Lihat jugaJBBODOL
Jembatan Timbang
Fasilitas penimbangan kendaraan angkutan barang di ruas jalan tertentu, tempat pelanggaran muatan ditindak.
Lihat jugaODOLJBI
KIR
Pengujian berkala kelaikan jalan kendaraan angkutan. Masa berlakunya terbatas dan perlu dijadwalkan seperti perawatan lainnya.
Lihat jugaPreventive Maintenance
Preventive Maintenance
Perawatan terjadwal berdasarkan jarak tempuh atau waktu, dilakukan sebelum kerusakan terjadi. Lawan dari perbaikan reaktif yang biayanya jauh lebih tinggi karena mencakup kendaraan yang tidak beroperasi.
Lihat jugaDowntimeKIR
Downtime
Waktu kendaraan tidak dapat beroperasi karena rusak atau diperbaiki. Biaya sesungguhnya mencakup pendapatan yang hilang, bukan hanya ongkos bengkel.
Lihat jugaPreventive Maintenance
Uang Jalan
Dana yang diberikan di muka kepada sopir untuk bahan bakar, tol, retribusi, dan makan selama perjalanan. Pertanggungjawabannya adalah salah satu titik rekonsiliasi kas tersulit di perusahaan trucking.
Lihat jugaPOD
Surat Jalan
Dokumen yang menyertai barang selama pengiriman, memuat rincian muatan, asal, dan tujuan. Lembar yang ditandatangani penerima menjadi bukti serah terima.
Lihat jugaPODBAST
PODProof of Delivery
Bukti bahwa barang telah diterima. Dalam bentuk kertas, POD adalah dokumen yang paling sering menghambat penagihan karena harus kembali secara fisik ke kantor sebelum invoice bisa dibuat.
Lihat jugaePODSurat JalanDSO
ePODElectronic Proof of Delivery
Bukti terima digital berupa tanda tangan, foto, dan koordinat lokasi yang terkirim seketika. Memutus jeda antara barang diterima dan invoice bisa diterbitkan.
Lihat jugaPODDSO
BASTBerita Acara Serah Terima
Dokumen formal serah terima barang atau pekerjaan, umum disyaratkan pada kontrak korporat dan proyek.
Lihat jugaSurat JalanPOD
Last Mile
Tahap akhir pengiriman sampai ke penerima. Segmen dengan biaya per kilogram tertinggi di sepanjang rantai.
Lihat jugaFirst Mile
First Mile
Tahap awal pengiriman dari pemilik barang ke titik konsolidasi pertama.
Lihat jugaLast Mile
Backhaul
Muatan untuk perjalanan pulang setelah pengantaran. Mengisi rit balik adalah cara paling langsung menurunkan biaya per lane karena solar dan sopir tetap dibayar apa pun isinya.
Lihat jugaUtilisasi Armada
Utilisasi Armada
Proporsi kapasitas armada yang benar-benar menghasilkan pendapatan, diukur dari waktu, jarak, atau muatan.
Lihat jugaBackhaulDowntime
Karoseri
Pembuat bodi kendaraan yang memasang bak, box, atau peralatan di atas sasis. Karoseri inilah yang menentukan dimensi ruang muat dan berat kosong akhir kendaraan, sehingga dua truk dengan sasis identik bisa berbeda kapasitasnya.
Lihat jugaJBIWingbox
CDEColt Diesel Engkel
Sebutan pasar untuk truk ringan bergandar dua dengan roda belakang tunggal. Bukan kelas hukum, dan tidak punya angka kapasitas baku.
Lihat jugaCDDKaroseriJBI
CDDColt Diesel Double
Sebutan pasar untuk truk ringan bergandar dua dengan roda belakang ganda. Berroda enam tetapi tetap dua gandar, perbedaan yang penting karena golongan tol menghitung gandar, bukan roda.
Lihat jugaCDEGolongan Tol
Tronton
Sebutan pasar untuk truk rigid bergandar tiga. Kapasitasnya berbeda antara konfigurasi 6x2 dan 6x4 serta menurut bodinya, sehingga sebutan ini tidak menentukan payload.
Lihat jugaTrintinGolongan Tol
Trintin
Sebutan pasar untuk truk rigid bergandar empat. Bukan istilah dalam peraturan.
Lihat jugaTronton
Wingbox
Bodi box yang dinding sampingnya membuka ke atas, sehingga forklift bisa memuat dari sisi. Menghemat waktu muat pada barang berpalet; volumenya bergantung pada mekanisme sayap yang memakan ruang.
Lihat jugaCurtainsiderKaroseri
Curtainsider
Bodi bersisi tirai. Lebih ringan daripada wingbox berdinding keras sehingga menyisakan lebih banyak jatah berat untuk muatan, tetapi keamanan muatannya berbeda.
Lihat jugaWingbox
Tractor Head
Unit penarik yang membawa semi-trailer. Biaya dan penggolongannya harus dihitung sebagai satu rangkaian utuh dengan trailernya, bukan sebagai kendaraan terpisah.
Lihat jugaSkeletalLowbedGolongan Tol
Skeletal
Chassis trailer dengan twist lock untuk membawa kontainer. Payload kontainer bukan payload jalan, yang berlaku adalah yang terendah di antara rating kontainer, rating chassis, dan JBKI yang diizinkan.
Lihat jugaTractor HeadJBI
Lowbed
Semi-trailer berdek rendah untuk alat berat. Dek yang rendah menurunkan tinggi total muatan, tetapi tidak dengan sendirinya membuat muatan berdimensi lebih menjadi sah.
Lihat jugaTractor HeadOOG
Dolly
Modul sumbu tanpa penggerak yang menyambung atau menopang muatan panjang dan berat. Perlu kajian teknik dan penilaian rute.
Lihat jugaLowbedSPMT
SPMTSelf-Propelled Modular Transporter
Platform bersumbu banyak yang bergerak sendiri untuk muatan sangat berat. Biayanya biasanya dimodelkan per jam atau per shift proyek, bukan per kilometer seperti armada jalan raya.
Lihat jugaDollyLowbed
OOGOut of Gauge
Muatan yang melebihi selubung peralatan standar. Berbeda dari kendaraan yang dimodifikasi melampaui ketentuan: muatan OOG tetap bisa diangkut secara sah dengan peralatan yang sesuai, kajian rute, dan izin.
Lihat jugaODOLLowbed
MSTMuatan Sumbu Terberat
Batas berat yang boleh ditanggung satu sumbu pada kelas jalan tertentu. Membatasi per sumbu, bukan berat total, sehingga muatan yang menumpuk di belakang bisa melanggar meski berat totalnya masih aman.
Lihat jugaKelas JalanJBIODOL
Kelas Jalan
Penggolongan ruas jalan yang menetapkan batas lebar, panjang, tinggi, dan muatan sumbu terberat. Inilah sebabnya truk yang sama bisa sah di satu rute dan melanggar di rute lain.
Lihat jugaMSTJBI
Golongan Tol
Penggolongan kendaraan di jalan tol menurut jenis dan jumlah gandar, dari Golongan I sampai V. Menentukan kelompok tarif, bukan besaran tarifnya, tarif berbeda per ruas dan per tanggal berlaku.
Lihat jugaGolongan PenyeberanganCDD
Golongan Penyeberangan
Penggolongan kendaraan di kapal penyeberangan menurut fungsi dan panjang keseluruhan, dari Golongan I sampai IX. Dasarnya berbeda dari golongan tol, sehingga keduanya tidak bisa saling menggantikan dalam perhitungan biaya rute.
Lihat jugaGolongan Tol
Cost per KM
Biaya menjalankan satu unit per kilometer, mencakup biaya tetap dan biaya jalan. Angka per kilometer bermuatan selalu lebih tinggi daripada per kilometer total, karena rit kosong tidak menghasilkan pendapatan tetapi tetap memakan biaya.
Lihat jugaBackhaulCost per LaneUtilisasi Armada
Loading Meter
Satuan kapasitas untuk bodi datar: panjang lantai muat yang terpakai selebar bak. Dipakai menggantikan meter kubik pada flatbed, karena muatan proyek tidak bertumpuk ke atas seperti kardus.
Lihat jugaKaroseri

Komersial, Tarif & Dokumen Komersial16

RFQRequest for Quotation
Permintaan penawaran harga dari calon pelanggan. Kecepatan menjawabnya adalah salah satu penentu tingkat kemenangan yang paling langsung terlihat.
Lihat jugaQuotationRate Card
Quotation
Penawaran harga resmi berikut cakupan layanan, masa berlaku, dan syaratnya.
Lihat jugaRFQRate Card
Rate Card
Daftar tarif per lane, per layanan, atau per jenis muatan. Tarif beli dan tarif jual yang tersebar di banyak berkas Excel adalah sumber kebocoran margin yang paling umum.
Lihat jugaBuying RateSelling Rate
Buying Rate
Tarif yang dibayarkan kepada vendor atau subkontraktor.
Lihat jugaSelling RateMargin per Job
Selling Rate
Tarif yang ditagihkan kepada pelanggan.
Lihat jugaBuying RateMargin per Job
Margin per Job
Selisih tarif jual dan seluruh biaya yang melekat pada satu pengiriman. Hanya bermakna bila semua biaya susulan sudah masuk, termasuk yang invoicenya baru datang berminggu-minggu kemudian.
Lihat jugaBuying RateSelling Rate
Commercial Invoice
Faktur perdagangan antara penjual dan pembeli, menjadi dasar penetapan nilai pabean.
Lihat jugaPacking ListPIB
Packing List
Rincian isi tiap kemasan berikut dimensi dan beratnya. Dokumen inilah yang dipakai memverifikasi muatan saat pemeriksaan fisik.
Lihat jugaCommercial InvoiceCBM
CBMCubic Meter
Satuan volume muatan, dihitung dari panjang kali lebar kali tinggi dalam meter. Menjadi dasar penagihan LCL dan penentu apakah muatan ditagih berdasarkan berat atau volume.
Lihat jugaChargeable WeightLCL
Chargeable Weight
Berat yang dipakai menagih, yaitu yang lebih besar antara berat sesungguhnya dan berat volumetrik. Barang ringan bervolume besar hampir selalu ditagih berdasarkan volumenya.
Lihat jugaCBMVolumetric Weight
Volumetric Weight
Berat setara volume: hasil kali panjang, lebar, dan tinggi dalam sentimeter, dibagi divisor moda yang berlaku. Kargo udara umumnya memakai divisor 6.000 dan kurir internasional 5.000. Dinyatakan dalam meter kubik, keduanya sama dengan mengalikan CBM dengan 166,67 dan 200 kg.
Lihat jugaChargeable WeightCBM
Incoterms
Sebelas aturan ICC yang membagi biaya, risiko, dan kewajiban antara penjual dan pembeli. Titik pindah biaya dan titik pindah risiko bisa berada di tempat yang berbeda, dan di situlah sengketa biasanya bermula.
Lihat jugaFOBCIF
FOB
Aturan Incoterms untuk moda laut. Risiko pindah ke pembeli saat barang berada di atas kapal di pelabuhan muat.
Lihat jugaIncotermsCIF
CIF
Aturan Incoterms moda laut. Penjual membayar ongkos angkut dan asuransi sampai pelabuhan tujuan, tetapi risiko sudah pindah ke pembeli sejak pelabuhan muat.
Lihat jugaIncotermsFOB
Freight Forwarder
Penyedia jasa yang mengatur pengangkutan barang atas nama pemilik barang, umumnya tanpa memiliki sarana angkut sendiri.
Lihat jugaNVOCCPPJK3PL
SLAService Level Agreement
Kesepakatan tingkat layanan berikut ukuran dan konsekuensinya. SLA tanpa data pengukuran yang disepakati bersama pada praktiknya tidak bisa ditegakkan.
Lihat jugaOTDOTIF

Sistem, Data & Indikator Kinerja14

TMSTransportation Management System
Sistem yang mengelola perencanaan, penugasan, pelacakan, dan penagihan pengiriman. Bersama WMS menjadi dua tulang punggung operasional penyedia jasa logistik.
Lihat jugaWMSERP
ERPEnterprise Resource Planning
Sistem terpadu yang menyatukan proses lintas fungsi dalam satu basis data. Dalam konteks logistik, nilainya muncul saat operasional dan keuangan berbagi satu angka yang sama, bukan dua versi yang direkonsiliasi tiap bulan.
Lihat jugaTMSWMS
OTDOn Time Delivery
Persentase pengiriman yang tiba sesuai jadwal yang dijanjikan.
Lihat jugaOTIFSLA
OTIFOn Time In Full
Persentase pesanan yang tiba tepat waktu sekaligus lengkap jumlahnya. Ukuran yang lebih jujur daripada OTD, karena pengiriman tepat waktu yang kurang barang tetap dihitung gagal.
Lihat jugaOTDFill Rate
Fill Rate
Persentase permintaan yang dapat dipenuhi dari stok yang ada tanpa kekurangan.
Lihat jugaOTIFSafety Stock
DSODays Sales Outstanding
Rata-rata jumlah hari sejak jasa diberikan sampai uangnya diterima. Di perusahaan logistik, DSO sering lebih ditentukan oleh kecepatan POD kembali daripada oleh perilaku bayar pelanggan.
Lihat jugaPODePOD
Cost per Lane
Biaya sesungguhnya untuk melayani satu rute, mencakup rit balik kosong, tunggu muat, dan denda.
Lihat jugaBackhaulMargin per Job
Track and Trace
Kemampuan menampilkan posisi dan status kiriman sepanjang perjalanan. Nilainya bukan pada peta, melainkan pada berkurangnya panggilan telepon menanyakan posisi barang.
Lihat jugaCustomer PortalMilestone
Milestone
Titik status yang dicatat sepanjang perjalanan kiriman, misalnya muat, berangkat, tiba, bongkar, dan serah terima.
Lihat jugaTrack and Trace
Customer Portal
Kanal mandiri tempat pelanggan memeriksa status, dokumen, dan tagihannya sendiri. Memindahkan beban pertanyaan rutin dari tim operasional ke sistem.
Lihat jugaTrack and Trace
APIApplication Programming Interface
Antarmuka yang memungkinkan dua sistem bertukar data secara otomatis, misalnya agar status kiriman langsung masuk ke sistem pelanggan tanpa entri ulang.
Lihat jugaEDI
EDIElectronic Data Interchange
Pertukaran dokumen bisnis antar sistem dalam format baku. Masih menjadi tulang punggung integrasi dengan pelayaran dan pelanggan korporat besar.
Lihat jugaAPI
RBACRole-Based Access Control
Pengaturan hak akses berdasarkan peran, bukan per orang. Membuat pencabutan akses saat karyawan keluar menjadi satu tindakan, bukan penelusuran ke banyak sistem.
Lihat jugaAudit Trail
Audit Trail
Catatan tak terhapus tentang siapa mengubah apa dan kapan. Menjadi dasar penyelesaian sengketa data dan syarat sebagian besar audit.
Lihat jugaRBAC

Cara memakai kamus ini

Ketik di kotak pencarian untuk menyaring seluruh daftar, atau lompat lewat kategori. Setiap entri punya tautan permanen sendiri, sehingga satu istilah bisa dikirim langsung ke rekan lewat pesan tanpa membuatnya mencari sendiri.

Dua hal yang sengaja tidak ada di sini. Pertama, tidak ada tarif, ambang, maupun besaran pungutan, angka semacam itu berubah, dan kamus yang mengutipnya menjadi salah tanpa ada yang menyadari. Kedua, tidak ada definisi yang berhenti pada kepanjangannya. Mengetahui bahwa PIB adalah Pemberitahuan Impor Barang tidak mengubah apa pun; mengetahui bahwa pengajuannyalah yang memicu penetapan jalur pemeriksaan mengubah urutan pekerjaan hari itu.

Kenapa kosakata operasional bukan hal sepele

Istilah yang tertukar berujung pada biaya yang salah dibebankan. Demurrage dan detention dipakai bergantian dalam percakapan sehari-hari, padahal pemicunya berbeda dan tim yang bisa memperbaikinya pun berbeda. Begitu keduanya ditumpuk ke satu akun bernama biaya pelabuhan, jejak akar masalahnya hilang, dan yang hilang bersamanya adalah kemungkinan memperbaikinya.

Pola yang sama berulang di banyak tempat. JBB dan JBI terdengar mirip tetapi hanya satu yang menentukan pelanggaran di jembatan timbang. FIFO dan FEFO memberi hasil berbeda untuk barang bertanggal kedaluwarsa. Berat volumetrik dan chargeable weight bukan hal yang sama. Setiap pasangan itu adalah tempat uang berpindah tanpa ada yang memutuskannya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu SPPB dalam proses impor?
Surat Persetujuan Pengeluaran Barang, yaitu persetujuan yang memperbolehkan barang impor keluar dari kawasan pabean. Ini tonggak paling menentukan dalam perlombaan melawan free time, karena sebelum SPPB terbit truk sama sekali tidak boleh mengambil kontainer.
Apa beda demurrage, detention, dan storage?
Demurrage adalah denda pelayaran karena kontainer masih di dalam terminal melewati free time. Detention adalah denda pelayaran karena kontainer sudah keluar tetapi belum dikembalikan ke depo. Storage adalah biaya terminal atas ruang penumpukan. Satu kontainer terlambat bisa memicu tagihan dari dua pihak sekaligus.
Apa itu VGM dan kenapa wajib?
Verified Gross Mass, berat kotor kontainer terverifikasi yang wajib dilaporkan pengirim sebelum pemuatan sesuai konvensi SOLAS. Kontainer tanpa VGM tidak boleh dimuat ke kapal.
Apa beda FIFO dan FEFO?
FIFO mengeluarkan barang yang masuk lebih dulu. FEFO mengeluarkan barang yang kedaluwarsanya paling dekat, tanpa memandang kapan masuknya. Untuk pangan dan farmasi, keduanya bisa memberi hasil yang berbeda, dan FEFO yang benar.
Apa beda JBB dan JBI?
JBB adalah batas berat total menurut rancangan pabrikan kendaraan. JBI adalah batas yang diizinkan pada kelas jalan tertentu dan bisa lebih rendah. Yang menentukan pelanggaran muatan adalah JBI, bukan JBB.

Lanjut ke