Kalkulator gratis

Kalkulator Free Time, Demurrage, dan Detention

Denda kontainer jarang perlu jadi kejutan. Tanggal jatuh temponya sudah bisa diperkirakan sejak hari kontainer turun dari kapal, dengan catatan pelayaran Anda memang menghitung free time dari tanggal bongkar itu dan bukan dari titik lain. Kalkulator ini melakukannya dalam sepuluh detik, lengkap dengan tarif berjenjang, sehingga perhitungannya terjadi saat masih bisa mengubah keputusan.

Halaman ini menjawab

  • Cara menghitung demurrage kontainer
  • Kapan free time kontainer habis
  • Beda demurrage dan detention
  • Apakah hari libur ikut memakan free time
  • Estimasi biaya keterlambatan pengambilan kontainer
Memuat

Kenapa perhitungan ini hampir selalu terlambat

Aritmetikanya sepele: tanggal bongkar, ditambah free time, ketemu tenggat. Namun hampir tidak ada yang menghitungnya pada hari kontainer turun, saat jawabannya masih bisa mengubah sesuatu. Semua orang menghitungnya tiga minggu kemudian ketika invoice datang, dan saat itu satu-satunya yang tersisa untuk didiskusikan adalah nominalnya.

Karena itu halaman ini ada. Bukan karena rumusnya sulit, tetapi karena memindahkan perhitungan ke depan adalah satu-satunya perubahan yang benar-benar menurunkan angkanya.

Demurrage dan detention bukan hal yang sama

DemurrageDetention
ObjeknyaKontainer masih di dalam terminalKontainer sudah keluar, belum dikembalikan
Mulai berjalanSetelah free time terminal habisSetelah free time pemakaian kontainer habis
Penyebab terseringDokumen kepabeanan belum selesai, SPPB belum terbitBongkar di gudang molor, antrean panjang di depo
Yang bisa memperbaikiTim dokumen dan kepabeananTim gudang dan armada
Dua denda, dua pemicu, dua tim yang harus bergerak

Perbedaan ini bukan sekadar peristilahan. Begitu kedua denda ditumpuk ke satu akun bernama biaya pelabuhan, jejak akar masalahnya hilang, padahal meja dokumen dan halaman gudang membutuhkan perbaikan yang sama sekali berbeda.

Free time berjalan dalam hari kalender

Ini jebakan yang paling banyak memakan korban sekaligus paling mudah dihindari. Free time dihitung memakai hari kalender: Sabtu, Minggu, dan libur nasional ikut terhitung persis seperti hari kerja. Kontainer yang turun tiga hari sebelum libur panjang bisa kehilangan sebagian besar jatahnya sebelum satu proses pun sempat berjalan.

Yang diasumsikan kalkulator ini, dan yang perlu dipastikan ke pelayaran

Kalkulator ini menghitung dari tanggal bongkar (hari kontainer turun dari kapal) sebagai titik mula free time. Itu konvensi paling umum dipakai di pelabuhan Indonesia, tapi bukan satu-satunya: sebagian pelayaran atau terminal menghitung mulai dari tanggal kontainer dinyatakan tersedia diambil, sebagian lain dari tanggal gate-out, dan sebagian menggabungkan free time demurrage dengan detention jadi satu pool hari alih-alih memisahkannya seperti pada tabel di atas. Kalau kontrak Anda memakai titik mula atau konvensi yang berbeda, sesuaikan tanggal yang dimasukkan ke kalkulator, jangan asumsikan tanggal bongkar selalu berlaku.

Di luar titik mula itu, kalkulator ini juga menanyakan dua hal lain yang biasanya diasumsikan orang begitu saja, padahal keduanya berbeda antar pelayaran dan masing-masing bernilai satu hari denda penuh.

  1. 1Apakah hari bongkar dihitung sebagai free time hari pertama? Sebagian pelayaran menghitungnya, sebagian mulai menghitung keesokan harinya. Selisihnya persis satu hari, dan satu hari pada jenjang tarif tertinggi bukan angka yang bisa diabaikan.
  2. 2Apakah penomoran jenjang tarif dimulai ulang dari hari tertagih pertama? Umumnya ya, jenjang ditulis sebagai hari ke-1 sampai ke-3 setelah free time. Kalkulator ini memakai asumsi tersebut, dan tabel jenjangnya bisa diubah seluruhnya bila milik Anda berbeda.

Ketiga jawaban itu ada di Delivery Order dan di kontrak dengan pelayaran. Menanyakannya sekali, lalu mencatatnya per pelayaran, menghilangkan sebagian besar kelas kejutan ini. Tapi kalau hasil kalkulator ini pernah berbeda dari yang tertulis di invoice, invoice dan kontrak pelayaranlah yang berlaku: angka di halaman ini adalah estimasi untuk perencanaan internal, bukan dokumen penagihan resmi.

Tarif berjenjang, dan kenapa denda naik lebih cepat dari dugaan

Tarif demurrage hampir selalu berjenjang naik. Tarif minggu ketiga kerap tiga sampai lima kali lipat tarif minggu pertama. Akibatnya, keterlambatan yang panjangnya dua kali lipat bisa berbiaya empat kali lipat, dan intuisi orang tentang "telat beberapa hari lagi tidak apa-apa" hampir selalu meleset ke arah yang salah.

Angka jenjang bawaan pada kalkulator ini hanya contoh ilustrasi, bukan tarif carrier tertentu. Ganti dengan angka dari Delivery Order Anda sendiri sebelum hasilnya dipakai untuk apa pun yang serius.

Dari menghitung sekali menjadi memantau terus

Kalkulator menjawab satu kontainer. Persoalan sesungguhnya adalah tiga puluh kontainer yang free time-nya berjalan bersamaan, masing-masing dengan tenggat berbeda, dan tidak seorang pun memegang daftar urutannya. Selama tenggat itu hanya tersimpan di kepala petugas dokumen, denda akan terus terjadi sesekali tanpa pernah bisa dijelaskan.

Perbaikannya tidak butuh sistem baru untuk dimulai: cukup urutkan pekerjaan dokumen berdasarkan sisa free time, bukan berdasarkan tanggal kedatangan kontainer. Teori penjadwalan sudah lama menunjukkan bahwa mendahulukan tenggat terdekat menghasilkan keterlambatan total paling kecil. Yang dibutuhkan hanyalah daftar tenggat yang terlihat semua orang.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana cara menghitung demurrage kontainer?
Ambil tanggal bongkar kontainer sebagai titik mula default, tambahkan jumlah hari free time dari Delivery Order, dan Anda mendapat perkiraan hari bebas terakhir. Konfirmasi dulu apakah pelayaran Anda memang menghitung dari tanggal bongkar, karena sebagian menghitung dari titik lain. Setiap hari kalender setelah itu sampai kontainer diambil adalah hari yang berpotensi tertagih, dikalikan tarif jenjang yang berlaku pada hari tersebut. Hasilnya estimasi untuk perencanaan; invoice resmi dari pelayaran tetap jadi acuan akhir.
Apakah hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional ikut memakan free time?
Ya. Free time dihitung dalam hari kalender, bukan hari kerja. Inilah sebabnya kontainer yang tiba menjelang libur panjang berisiko jauh lebih tinggi meski tidak ada satu pun proses yang tertunda.
Apa beda demurrage dan detention?
Demurrage berjalan selama kontainer masih berada di dalam terminal melewati free time. Detention berjalan setelah kontainer keluar terminal tetapi belum dikembalikan ke depo. Penyebab dan tim yang bisa memperbaikinya berbeda.
Apakah hari bongkar dihitung sebagai free time hari pertama?
Tergantung pelayaran. Sebagian menghitungnya sebagai hari pertama, sebagian mulai menghitung keesokan harinya. Selisihnya satu hari denda penuh, jadi konfirmasikan ke pelayaran dan catat jawabannya per operator.
Apakah storage sama dengan demurrage?
Tidak. Storage ditagih terminal atas ruang penumpukan yang dipakai kontainer, sementara demurrage ditagih pelayaran. Satu kontainer yang terlambat bisa menerima dua tagihan dari dua pihak berbeda untuk keterlambatan yang sama.

Lanjut ke